The Kingdom of Butterfly

image

Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, kaya akan jenis kupu-kupu “The Kingdom of Butterfly”.

Bantimurung selain dikenal sebagai objek wisata andalan Sulawesi Selatan, juga identik dengan kekayaan jenis kupu-kupunya “The Kingdom of Butterfly”. Selama empat bulan lamanya di Maros (Agustus-November 1857), Alfred Russel Wallace, seorang naturalis dan ahli biologi dari Inggris  mengeksplorasi daerah Amasanga dan Kawasan Wisata Bantimurung. Di dua lokasi yang berada di kawasan karst tersebut, dia mengkoleksi 232 jenis kupu-kupu (Lepidoptera), terdiri dari 139 jenis Papilionoidea, 70 jenis Moths dan 23 jenis Skippers.

Kupu-kupu ini pula yang menjadi salah satu titik tolak penyelenggaraan konservasi kawasan. Tahun 2010, berfokus di Kawasan Wisata Bantimurung, ditemukan 133 spesies kupu-kupu. Pengamatan ini dilakukan sepanjang tahun, guna menggali lebih dalam tentang perbedaan kemunculan jenis kupu-kupu setiap bulannya.

Tahun 2011-2015, kegiatan yang sama juga dilaksanakan namun mencakup wilayah pengamatan yang lebih luas, yaitu beberapa wilayah di Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkep. Berdasarkan hasil identifikasi tersebut, jenis kupu-kupu (Papilionoidea) yang ditemukan berjumlah 247 jenis kupu-kupu (Papilionoidea) di antaranya 240 jenis teridentifikasi sampai tingkat species, 4 jenis teridentifikasi sampai tingkat subfamily dan 3 jenis teridentifikasi sampai tingkat family. Jumlah tersebut hampir melebihi temuan Wallace yang melaporkan adanya 139 jenis kupu-kupu (Papilionoidea) di Maros.